Belakangan ini nama Robin Sharma sangat populer. Saya pertama kali mengenalnya dari buku best seller-nya The Monk Who Sold His Ferrari. Sebuah buku yang cukup menarik dengan cerita sederhana bagaimana tokoh Julian menemukan makna hidup sesudah mengalami breakdown dalam hidup. Sebuah turning point terjadi saat dia memutuskan pergi ke India dan belajar dari para Yogi tentang metode penemuan diri.
Tertarik dengan pandangan Sharma mengenai hidup serta penyajian teori yang begitu sederhana dan praktis, saya lalu membaca buku-bukunya yang lain. Yang baru saya selesai baca adalah Discover Your Destiny. Buku ini memberikan inspirasi bagaimana kita bisa menjalani hidup sesuai takdir kita. Sangat menarik. Terutama dengan metode dia yang sederhana, terdiri dari tujuh tahap.
Memang hidup seharusnya sederhana. Karena pada dasarnya hidup sudah terlalu pelik dan rumit dengan semua tantangan hidup yang harus kita hadapi sehari-hari. Saya jadi teringat sebuah buku lama The Road Less Travelled karangan M. Scott Peck. Dia mengatakan "Life is difficult. Once we truly undertand and accept it - then life is no longer difficult". Pernyataan tersebut sangat mendalam artinya kalau kita benar-benar menghayati.
Berapa sering kita membuat hidup kita menjadi begitu 'complicated'? Dengan daftar to-do list, segudang impian, masalah-masalah kecil yang sering kita besar-besarkan, bahkan sampai hal-hal yang harus dan tidak harus kita lakukan.
Saya belajar satu hal penting, bagaimana membuat hidup menjadi sederhana. Kuncinya gampang saja, hidup dalam saat sekarang. Menikmati waktu yang benar-benar kita miliki, yaitu saat ini. Belajar menikmati saat ini, karena saat ini adalah saat yang benar-benar kita miliki. Sementara hal-hal lain selalu datang dan pergi.
Kembali ke buku Discover Your Destiny, Sharma mengajarkan hal-hal yang begitu sederhana, yaitu hidup dengan berani sesuai kata hati kita, mengenal diri kita, dan belajar mencintai.
Sudahkah kita melakukan hal-hal sepele (baca: sederhana) di atas? Ayo, mari kita praktekkan bersama-sama.
Post new comment