Inspirational Quote

All people dream; but not equally. Those who dream by night in
the dusty recess of their minds wake in the day to find that it was vanity.
But the dreamers of the day are dangerous people,
for they may act their dreams with open eyes to make it possible.
–T.E. Lawrence

Buatlah Kesalahan Sebanyak Mungkin

Ketika Edison menghasilkan satu penemuannya yang paling berhasil, bola lampu listrik, tidak ada yang tahu bahwa ia telah melakukan 9999 kesalahan dan kegagalan. Ketika Babe Ruth berhasil memukul satu bola 'home run', tidak ada yang tahu ribuan kegagalan yang ia lakukan sebelumnya. Orang-orang hanya melihat apa yang berhasil dilakukan. Dan tanpa melihat berapa banyak kegagalan yang mendahuluinya orang-orang ingin meniru satu kesuksesan luar biasa. Jika pun berhasil itu sungguh suatu keberuntungan. Masalahnya keberuntungan itu adalah hal yang sulit ditemukan.

Satu maha karya yang dihasilkan seorang seniman paling berbakat sekalipun selalu didahului oleh ribuan coretan yang 'gagal'. Picasso tidak terlahir begitu saja dan langsung bisa membuat maha karya yang dicari-cari orang. Kita tidak tahu berapa buah lukisan 'gagal' yang telah dihasilkannya. Yang pasti ia juga memulainya dari belajar sampai mahir. Berbakat pun kalau tidak dioleh tidak ada gunanya. Berbakat pun kalau tidak menghsilkan sesuatu tidak ada gunanya.

Sama seperti matematika probabilitas yang kita pelajari di sekolah. Semuanya hanya permainan angka. Semakin banyak kesalahan dan kegagalan yang dibuat, semakin ada kemungkinan untuk berhasil. Tentunya banyak membuat kesalahan dan kegagalan, bukan yang sembarangan. Sama seperti cerita orang udik yang nonton film yang sama berkali-kali hanya karena ia yakin suatu saat kereta api dalam film tersebut bakal lebih cepat, sehingga ia bisa melihat pemandangan indah di balik kereta api yang berjalan. Ini artinya membuat kesalahan yang sia-sia. Hanya kemungkinan yang masih mungkin menghasilkan keberhasilan yang pantas diulang.

Untungnya banyak hal di dunia ini memang harus dicoba berulang-ulang meskipun gagal, sampai suatu saat baru berhasil. Contohnya karya tulis, banyak dari kita yang bercita-cita untuk menulis buku. Bercita-cita seperti itu boleh saja, namun jika tidak pernah menulis satu alinea pun, kapan akan menjadi sebuah buku. Terkadang kita takut salah, takut tulisan yang dihasilkan belum bagus. Harus menunggu sampai tulisan yang dihasilkan benar-benar bagus baru diterbitkan. Ini sama saja dengan bermimpi yang benar-benar cuma mimpi.

Elbert Hubbard pernah berkata, "The greatest mistake you can make in life is to be continually fearing you will make one." Artinya kira-kira, kesalahan terbesar yang kita lakukan dalam hidup ini adalah terus menerus takut untuk membuat satu kesalahan. Cobalah sesering mungkin, jangan takut salah, melalui kesalahan inilah kita belajar, dan suatu saat nanti bakal menghasilkan yang benar.

Medan, 9 January 2008, saat sedang mencoba sekali lagi.

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

More information about formatting options